<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8963384481502069472</id><updated>2011-11-28T06:27:59.496+07:00</updated><category term='news'/><category term='tutorial'/><title type='text'>AstoEstu Design And Art</title><subtitle type='html'>Sekapuk Ujungpankah Gresik 61154</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://astoestu.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8963384481502069472/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://astoestu.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>astoestu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08419861694824045508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8963384481502069472.post-6144445316108579382</id><published>2009-03-23T09:40:00.000+07:00</published><updated>2009-03-23T09:41:42.311+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tutorial'/><title type='text'>Sekilas Penjelasan Tentang Layers Photoshop</title><content type='html'>Dalam Tutorial ini akan dijelaskan apa yang dimaksud layer atau layers, dalam Photoshop. &lt;a href="http://www.ilmugrafis.com/photoshop_dasar.php?page=sekilas-penjelasan-tentang-layers-photoshop" class="seven"&gt;Layers&lt;/a&gt; merupakan lapisan yang berfungsi sebagai tempat objek, diibaratkan sebagai kanvas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya Layers, memungkinkan Anda untuk mengedit sebuah objek tanpa mengganggu objek yang lain Sebagai contoh, jika Anda sedang mengedit gambar 1 maka gambar 2 tidak akan terpengaruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat mengatur komposisi layers dengan cara mengubah atribut dan urutan layers. Sebagai tambahan, corak&lt;br /&gt;khusus seperti adjustment layers, fill layers, dan layers style dapat diterapkan untuk memberikan efek khusus pada layers&lt;br /&gt;tersebut Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah.&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.ilmugrafis.com/photoshop/p-dsr-10/1pd10.jpg" border="1" width="230" height="143" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layers berisi satu objek sehingga masing-masing objek dapat diedit tanpa mempengaruhi objek yang lain.&lt;br /&gt;Ketika Anda memberikan efek tertentu (layer style) pada sebuah layer, maka Anda dapat menduplikasi layer style ke&lt;br /&gt;layer yang lain dengan corak dan bentuk yang sama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8963384481502069472-6144445316108579382?l=astoestu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://astoestu.blogspot.com/feeds/6144445316108579382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8963384481502069472&amp;postID=6144445316108579382' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8963384481502069472/posts/default/6144445316108579382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8963384481502069472/posts/default/6144445316108579382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://astoestu.blogspot.com/2009/03/sekilas-penjelasan-tentang-layers.html' title='Sekilas Penjelasan Tentang Layers Photoshop'/><author><name>astoestu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08419861694824045508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8963384481502069472.post-1421434281901935056</id><published>2009-03-23T09:36:00.000+07:00</published><updated>2009-03-23T09:39:35.576+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Perbedaan Antara Optical Zoom dan Digital Zoom</title><content type='html'>Sebelum saya menjelaskan panjang dan lebar mengenai perbedaan Optical zoom dan Digital zoom maka ada baiknya jika pertama kita ketahui apa itu Zoom. Zoom adalah Memperbesar (Zoom Out) / Memperkecil (Zoom In) Gambar. Biasanya kita sering mendengar kata "Optical Zoom" maupun "Digital Zoom" ini pada kamera Saku / Kamera Digital maupun Kamera pada Handphone, serta kamera - kamera lainnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;img src="http://www.ilmugrafis.com/artikel/art14.jpg" alt="lup zoom" border="1" width="245" height="320" /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;a href="http://www.ilmugrafis.com/artikel.php?page=perbedaan-optical-zoom-digital-zoom" class="seven"&gt;Optocal Zoom&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.ilmugrafis.com/artikel.php?page=perbedaan-optical-zoom-digital-zoom" class="seven"&gt;Digital Zoom&lt;/a&gt; memiliki suatu perbedaan yang cukup signifikan, mungkin seseorang yang belum mengerti akan menganggap keduanya sama dan tidak perlu dipermasalahkan, namun jika anda seorang fotografer atau seorang desainer grafis mau tidak mau harus mengetahui perbedaan keduanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Penjelasan mengenai perbedaan:&lt;br /&gt;  &lt;strong&gt;DIGITAL ZOOM&lt;/strong&gt; yaitu pembesaran gambar dari imej yang telah tertampil oleh lensa (optik), jadi intinya adalah memperbesar tampilan gambar yang sudah ada / terbidik optik kamera, akibatnya jika terus di zoom maka gambar akan semakin pecah. &lt;strong&gt;&lt;br /&gt;  OPTICAL ZOOM&lt;/strong&gt; yaitu pembesaran gambar melalui optik lensa sehingga langsung dari lensa (optik) kamera yang dipakai akibatnya walaupun di zoom gambar tidak akan pecah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;img src="http://www.ilmugrafis.com/artikel/art14b.jpg" alt="kamera" border="1" width="300" height="300" /&gt;&lt;br /&gt;  Kita ambil contoh disini terdapat 2 kamera bertuliskan:&lt;br /&gt;  -    Kamera pertama memiliki 40 X digital zoom 2 X Optical Zoom&lt;br /&gt;  -    Kamera kedua memiliki 10 X Digital Zoom dan 10 X Optical Zoom&lt;br /&gt;Mungkin sebagai orang yang belum mengerti maka menganggap bahwa kamera pertama lebih baik daripada kamera kedua, namun setelah membaca dan memahami arti dari Optical Zoom dan Digital Zoom dari ilmugrafis.com ini maka anda tidak akan salah lagi menentukan pilihan. Memang Zoom yang ditawarkan kamera pertama lebih baik dari kamera kedua namun di sisi lain Kita perlu juga mengukur Optical Zoomnya, Optical Zoom kamera Pertama masih kalah dengan kamera kedua jadi walaupun kamera pertama mempunyai Digital Zoom 40 X bisa dipastikan gambar akan pecah jika memaksimalkan zoom pada kamera pertama, sedangkan di kamera kedua Walaupun menggunakan 10 X digital Zoom maka bisa dipatikan kualitas gambar akan jauh lebih baik daripada kamera pertama jika sama sama diadu dalam pemotretan. Keunggulan kamera kedua juga bisa memotret objek yang jaraknya lebih jauh dari kamera pertama. Jadi jangan salah menentukan pilihan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8963384481502069472-1421434281901935056?l=astoestu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://astoestu.blogspot.com/feeds/1421434281901935056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8963384481502069472&amp;postID=1421434281901935056' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8963384481502069472/posts/default/1421434281901935056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8963384481502069472/posts/default/1421434281901935056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://astoestu.blogspot.com/2009/03/perbedaan-antara-optical-zoom-dan.html' title='Perbedaan Antara Optical Zoom dan Digital Zoom'/><author><name>astoestu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08419861694824045508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8963384481502069472.post-9110711892339958954</id><published>2008-10-09T10:30:00.000+07:00</published><updated>2008-10-09T10:38:43.823+07:00</updated><title type='text'>Design Grafis</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://agesvisual.files.wordpress.com/2008/01/dkv-illustration-1.jpg"&gt;&lt;img src="http://agesvisual.files.wordpress.com/2008/01/dkv-illustration-1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan teks dan atau gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan. Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan termasuk tipografi, pengolahan gambar, dan page layout. Desainer grafis menata tampilan huruf dan ruang komposisi untuk menciptakan sebuah rancangan yang efektif dan komunikatif. Desain grafis melingkupi segala bidang yang membutuhkan penerjemahan bahasa verbal menjadi perancangan secara visual terhadap teks dan gambar pada berbagai media publikasi guna menyampaikan pesan-pesan kepada komunikan seefektif mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis komunikasi lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan (mendesain) atau pun produk yang dihasilkan (desain/rancangan). Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik - yang sering kali disebut sebagai "desain interaktif" (interactive design), atau "desain multimedia" (multimedia design')&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah akal, mata, tangan, alat-alat tradisional (seperti pensil atau tinta), dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual. Bagaimanapun, alat yang paling penting dan paling diperlukan dalam desain adalah akal. Pikiran yang kritis, observasional, kuantitif, dan analitik juga dibutuhkan untuk merancang dan merealisasikan ide tersebut. Pikiran yang kritis, observasional, kuantitatif dan analitik juga diperlukan untuk mengkomposisi sebuah desain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila sang pendesain hanya mengikuti sketsa, naskah atau instruksi (yang mungkin disediakan oleh sutradara kreatif) maka tidak bisa disebut sebagai desainer. Mata dan tangan sering dibantu dengan penggunaan alat tradisional atau fitur edit gambar digital. Pemilihan cara mengungkapkan ide yang tepat juga merupakan ketrampilan kunci dalam karya desain grafis, dan merupakan faktor penentu dalam perwujudan visualnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari wikipedia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8963384481502069472-9110711892339958954?l=astoestu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://astoestu.blogspot.com/feeds/9110711892339958954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8963384481502069472&amp;postID=9110711892339958954' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8963384481502069472/posts/default/9110711892339958954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8963384481502069472/posts/default/9110711892339958954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://astoestu.blogspot.com/2008/10/design-grafis.html' title='Design Grafis'/><author><name>astoestu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08419861694824045508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
